Ketua Bawaslu Gunungkidul Hadiri Rapat Kerja DPD RI DIY Bahas Penguatan Sistem Pemilu
|
Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Andang Nugroho, menghadiri Rapat Kerja Inventarisasi Materi Pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diselenggarakan oleh DPD RI DIY bersama Gusti Kanjeng Ratu Hemas pada Selasa, 12 Mei 2026.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Menghadiri Rapat Kerja yang Diselenggarakan oleh DPD RI DIY
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran KPU dan Bawaslu se-DIY serta Kaukus Perempuan Politik DIY sebagai forum penjaringan aspirasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu di Indonesia.
Dalam sambutannya, GKR Hemas menekankan pentingnya keterwakilan perempuan dalam dunia politik serta perlunya penyempurnaan regulasi kepemiluan guna memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
“Partisipasi perempuan dalam politik harus terus diperkuat, tidak hanya sebagai pemilih tetapi juga dalam proses pengambilan keputusan dan kepemimpinan politik,” ujar GKR Hemas dalam forum tersebut.
Sementara itu, Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi, memaparkan berbagai tantangan teknis penyelenggaraan Pemilu serta langkah-langkah persiapan menuju Pemilu 2029. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penguatan sistem administrasi, kesiapan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas layanan kepemiluan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib, menyampaikan pentingnya penguatan pengawasan Pemilu melalui peningkatan kapasitas SDM pengawas, pengawasan partisipatif, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas dan kualitas penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber. Berbagai masukan, aspirasi, dan evaluasi terkait pelaksanaan Pemilu turut disampaikan sebagai bahan penguatan regulasi kepemiluan ke depan.
Rapat kerja tersebut ditutup langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kualitas demokrasi dan sistem kepemiluan di Indonesia.