Lompat ke isi utama

Berita

Koordinator Divisi PP Datin Bawaslu Gunungkidul Menjadi Narasumber Sosialisasi Pendidikan Politik Masyarakat

Kordiv PP

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Gunungkidul, Kustanto Yuniarto, jadi narasumber sosialisasi Pendidikan Politik Masyarakat dengan tema “Memperkuat demokrasi menuju Gunungkidul raya adil dan makmur, lestari dan berkeadaban” yang di gelar Kesatuan Badan dan Politik Kabupaten Gunungkidul. Selasa, (15/07/2025) di Balai Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Gunungkidul, Kustanto Yuniarto, jadi narasumber sosialisasi Pendidikan Politik Masyarakat dengan tema “Memperkuat demokrasi menuju Gunungkidul raya adil dan makmur, lestari dan berkeadaban” yang di gelar Kesatuan Badan dan Politik Kabupaten Gunungkidul. Selasa, (15/07/2025) di Balai Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong.

 

Dalam Sosialisasi tersebut beliau menyampaikan  bahwa Pemilu di Indonesia telah mengalami perjalanan panjang sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955 sampai dengan Pemilu tahun 2024. 

 

"dengan memahami sejarah pemilu dan perkembangan politik di Indonesia, kita dapat belajar dari pengalaman masa lalu untuk terus memperbaiki dan memperkuat sistem demokrasi di Indonesia,"pungkasnya.

 

Beliau juga menambahkan dampak, akar dan Penanganan Politik uang  atau "money politics,"  Politik Uang memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap demokrasi, merusak kepercayaan publik pada proses pemilu, dan dapat menyebabkan Kebijakan/Keputusan yang diambil Politisi kurang representatif dan akuntabel. Akar masalahnya sangat kompleks karena melibatkan faktor politik, hukum, dan budaya, sementara penanganannya memerlukan upaya jangka panjang dan pendek yang melibatkan berbagai pihak. 

 

Selain itu, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Gunungkidul, Sudarmanto, yang juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut menekankan bahwa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan pemilihan umum dalam proses memilih anggota legislatif dan eksekutif. Karena bagaimanapun masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam proses pemilihan umum dimana masyarakat sebagai pemilih yang menentukan dalam pemenangan dalam proses pemilihan umum, begitu juga keterlibatan Pemerintah dengan melibatkan stakeholder contohnya seperti kegiatan yang di selenggarakan Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul pada hari ini yang berupaya untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pemilu sebagai proses demokratisasi yang sudah berjalan di Indonesia. 

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Sidorejo,dukuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan di Wilayah Kalurahan sidorejo