Lompat ke isi utama

Berita

Apel Senin Bulan Mei, Tekankan Evaluasi Kinerja dan Percepatan Pengawasan Data Pemilih

Apel Senin Pagi di Halaman Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Apel Senin Pagi di Halaman Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Gunungkidul, 4 Mei 2025 — Mengawali pekan pertama di bulan Mei, Bawaslu menggelar apel pagi rutin di halaman kantor pada Senin (4/5/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H), Deni Tri Utomo, S.Ag.

Dalam amanatnya selaku pembina apel, Deni menegaskan bahwa saat ini lembaga telah memasuki fase krusial evaluasi Triwulan II bulan kedua. Ia meminta seluruh jajaran untuk menjadikan momentum tersebut sebagai pijakan dalam meninjau kembali capaian kinerja pada Triwulan I guna memastikan seluruh target organisasi dapat tercapai secara optimal.

“Evaluasi ini penting agar setiap divisi mampu melihat kembali progres kerja yang telah dilaksanakan sekaligus memperkuat langkah strategis pada triwulan berikutnya,” ujar Deni dalam amanat apel.

Selain menyoroti evaluasi kinerja, Deni juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pengawasan dan uji petik pemutakhiran data pemilih yang ditargetkan selesai pada bulan Mei ini. Menurutnya, pengawasan terhadap data pemilih menjadi prioritas utama dalam menjaga kualitas dan akurasi proses demokrasi.

Ia meminta seluruh jajaran pengawas untuk bekerja secara maksimal dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak hanya itu, seluruh divisi juga didorong agar lebih proaktif dalam menyampaikan laporan kegiatan. Deni menilai, pelaporan tidak hanya sebatas administrasi formal, tetapi juga harus disertai kontribusi ide-ide kreatif untuk mendukung publikasi kelembagaan.

“Setiap divisi diharapkan dapat menghadirkan konten yang informatif, edukatif, dan menarik agar publikasi kehumasan Bawaslu di media sosial semakin optimal dan mudah dipahami masyarakat,” tambahnya.

Melalui apel pagi rutin ini, Bawaslu berharap semangat koordinasi, kedisiplinan, dan profesionalisme seluruh jajaran dapat terus terjaga dalam menjalankan tugas pengawasan demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas dan terpercaya.