Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gunungkidul Gelar Apel Senin Pagi, Teguhkan Integritas dan Komitmen Pengawasan

Apel Senin Pagi di Halaman Kantor  Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Apel Senin Pagi di Halaman Kantor  Bawaslu Kabupaten Gunungkidu

Gunungkidul – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan Apel Senin Pagi pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bawaslu Gunungkidul tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, staf, serta Panwaslu Kecamatan sebagai bagian dari upaya penguatan nilai integritas dan komitmen pengawasan.

Apel rutin ini tidak hanya menjadi sarana kedisiplinan organisasi, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan. Seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat.

Dalam amanat apel, pembina apel menekankan pentingnya peran pengawasan sebagai instrumen utama dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan. Pengawasan yang kuat dan profesional dinilai menjadi kunci dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan.

Hal tersebut sejalan dengan pemikiran sejarawan Inggris Lord Acton (John Dalberg-Acton) yang menyatakan, “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Kutipan tersebut mengandung makna mendalam bahwa kekuasaan, khususnya yang dijalankan tanpa pengawasan, memiliki potensi besar untuk disalahgunakan dan dapat merusak moral pemegangnya.

Oleh karena itu, keberadaan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan transparan. Seluruh jajaran pengawas pemilu dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta netralitas dalam menjalankan tugas.

Melalui apel ini, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul meneguhkan komitmen untuk terus melaksanakan fungsi pengawasan secara akuntabel, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan demokrasi serta kedaulatan rakyat. Semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang terbangun diharapkan mampu menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan ke depan.

Dengan penguatan nilai-nilai integritas yang terus dilakukan, Bawaslu Gunungkidul optimistis dapat mewujudkan pengawasan pemilu yang berkualitas demi terciptanya demokrasi yang bermartabat di Kabupaten Gunungkidul.