Apel Gelar Pasukan dan Deklarasi Pemilu Damai 2019
|
Wonosari - Dalam rangka pengamanan menghadapi pemilu tahun 2019, Polres Gunungkidul bersama Kodim 0730/Gunungkidul menggelar Apel Gelar Pasukan, Jumat (22/3/2019).
Apel gelar pasukan yang diikuti oleh ratusan personel dari TNI Polri ini dilangsungkan di titik nol alun – alun Pemda Gunungkidul.
Selain TNI POLRI dari berbagai unit dan kesatuan, pada apel gelar ini juga di ikuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Satuan Pelrlindungan Masyarakat (Linmas), serta beberapa organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
Turut hadir, Unsur Forkompimda Daerah, Tokoh Masyarakat, Partai Politik Gunungkidul
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemilu merupakan tombak demokrasi Bangsa. Fungsi TNI POLRI ada di luar lingkup pemilu, tapi menanggung peran penting bagi keamanan dan ketertiban masyrakat. Tahapan pemilu serentak dalam pemilu akan banyak berita HOAX dan ISU SARA yang dapat menghancurkan intregitas bangsa. Pemilu adalah ajang untuk memilih pemimpin bukan mengadu pimpinan, karena dalam Pemilu 2019 ini akan menjadi sorotan dunia internasional.
Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armiyanto, Pemilu merupakan tempat masyarakat menaruh kepercayaan kepada pilihannya yang akan menjadi pemimpin mendatang, dalam pemilu ada aturan main yang diatur dalam undang – undang yang harus kita taati bersama agar terwujudnya Pemilu 2019 ini yang kondusif.
DR.Drs.Immawan Wahyudi, Deklarasi pemilu damai merupakan komitmen bersama dan merupakan momentum rapat umum pesta demokrasi, yang akan menghasilakan rakyat yang guyub, oleh karena itu dengan kebebasan politik gunungkidul akan meningkatkan politik yang ber etika, agar pesta demokrasi di Gunungkidul bisa sukses aman dan sesuai norma –norma yang menghasilkan pemimpin rakyat yang baik.