Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gunungkidul Ikuti Rakor Penguatan Sinergi Program P2H dan HP2H se-DIY

Anggota Bawaslu Gunungkidul Mengikuti Rapat Melalui Zoom

Anggota Bawaslu Gunungkidul Mengikuti Rapat Melalui Zoom

Gunungkidul — Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Deni Tri Utomo, S.Ag., bersama Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Sudihartono, S.IP., serta jajaran staf, mengikuti Rapat Koordinasi dan Sinergi Program Divisi P2H dan Humas, Data, dan Informasi (HP2H) Bawaslu se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring.

Rapat ini dipimpin oleh Koordinator Divisi P2H Bawaslu DIY, Umi Illiyina, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung efektivitas pengawasan pemilu.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas upaya sinergi dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, SIGAB Indonesia, OHANA Indonesia, MAFINDO, serta TVRI Yogyakarta. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepemiluan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan.

Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah rencana pelaksanaan program AI Ready ASEAN bersama MAFINDO, yang bertujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan disinformasi di era kecerdasan buatan.

Selain itu, rapat juga membahas kesiapan penyediaan bank konten kehumasan selama libur Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan arus informasi kepada publik tetap terjaga meskipun dalam periode libur panjang.

Sebagai langkah lanjutan, dilakukan pula pemetaan program kerja triwulan kedua pasca-Lebaran. Fokus utama diarahkan pada penguatan pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya menciptakan pemilu yang transparan, jujur, dan adil.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Gunungkidul menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu secara optimal.