Lompat ke isi utama

Berita

Apel Senin Pagi, Bawaslu Gunungkidul Perkuat Semangat Kebersamaan dan Integritas Kelembagaan

Apel Senin Pagi di Halaman Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Apel Senin Pagi di Halaman Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Gunungkidul – Bawaslu Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Apel Senin Pagi pada Senin (3/8/2026) di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Gunungkidul. Apel diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan sekretariat sebagai momentum untuk memperkuat disiplin, semangat kebersamaan, serta komitmen dalam menjaga marwah kelembagaan.

Bertindak sebagai pembina apel, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Mugi Hartana, S.H., mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat solidaritas, menjaga integritas, dan membangun budaya kerja yang dilandasi rasa saling percaya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.

Dalam amanatnya, Mugi Hartana menyampaikan refleksi yang terinspirasi dari hikmah karya Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Buya Hamka. Menurutnya, cara pandang seseorang sering kali menentukan makna yang ditemukan dalam setiap peristiwa. Oleh karena itu, setiap insan Bawaslu perlu membiasakan diri untuk mengedepankan prasangka baik dalam berinteraksi maupun bekerja sama.

"Apa yang kita lihat sering kali bergantung pada cara kita memandangnya. Jika kita membangun prasangka baik kepada sesama, maka akan tumbuh rasa saling percaya, saling mendukung, dan semangat untuk bersama-sama menjaga nama baik lembaga. Marwah Bawaslu tidak hanya dijaga melalui aturan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku setiap insan Bawaslu dalam menjalankan tugas," ujar Mugi Hartana.

Ia menambahkan bahwa kebersamaan merupakan modal penting dalam menghadapi setiap tantangan kelembagaan. Dengan komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta komitmen menjaga integritas, Bawaslu akan semakin mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan memperoleh kepercayaan masyarakat.

Melalui apel rutin ini, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya organisasi yang menjunjung tinggi integritas, kebersamaan, dan profesionalisme. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas pengawasan kepemiluan demi mewujudkan kelembagaan yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.